TKW Sukses Borong Sawah dan Motor

Brebes – Wajah Darsono tampak sumringah ketika Siti Nur Amanah (25), anaknya yang bekerja menjadi tenaga kerja wanita (TKW) di Arab Saudi, tiba di kampung halaman, Dusun Karanganyar, Desa Songgom, Kecamatan Songgom, Brebes, (Jateng). 

Kepulangan Siti di kampung halamannya bersama sembilan TKW lainnya diantar oleh armada angkutan pelayanan pemulangan tenaga kerja Indonesia (TKI), PT Indo Hasstra. Di mata keluarga dan lingkungannya, Siti Nur Amanah dinilai sukses selama merantau di negeri orang.

“Anak saya menjadi TKW atas kemauan sendiri. Saya mengucapkan syukur karena anak saya bisa kumpul kembali di rumah. Kondisinya juga masih sehat walafiat,” ujar Darsono di kediamannya, Kamis (21/5).

Darsono mengaku, kehidupan ekonomi keluarganya kini lebih baik. Ia bahkan sudah mempunyai sawah seluas 1/4 hektar yang dibeli dari uang gaji anaknya menjadi TKW.  Selain itu, ia memiliki dua unit motor serta peralatan elektronik lainnya. ”Kami juga berniat merehab rumah tapi masih dirembug dulu dengan anak-anak,” tutur Darsono.

Darsono menuturkan, Siti Nur Amanah adalah anak ketiga dari 11 bersaudara. Sedangkan, Siti Mafrokhah (21), anaknya yang lain sampai sekarang masih bekerja menjadi TKW di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Siti Nur Amanah sudah dua kali berangkat ke Arab Saudi. Gadis desa ini menjadi TKW sejak lima tahun silam. Ia direkrut melalui PT Barkahayu Safarindo, Galursari I / Nomor 23 Utan Kayu, Jaktim.

Gaji bersih yang ia terima sebesar 600 real per bulan atau jika dikurskan sekitar Rp 1,7 juta per bulan. Masa kontrak kerja dengan majikannya minimal 2 tahun.

”Saya bekerja sebagai pembantu rumah tangga di kota Damam Arab Saudi. Majikan saya Ali Muhamad Alhabib, pensiunan di perusahaan pengeboran minyak, Aramco,” tutur Siti.

Siti mengaku beruntung mendapat majikan yang baik. Untuk urusan pekerjaan rumah biasa dikerjakan bersama anak-anak majikannya. Ia bahkan bebas menggunakan telepon rumah untuk berkomunikasi dengan keluarganya di Dusun Karangnyar. Tiket pesawat untuk pulang ke Indonesia juga dibelikan majikan.

”Pokoknya saya tinggal berangkat karena tiket pesawat sudah dibelikan majikan. Saya betah kerja di Arab karena sudah seperti kampung sendiri. Kalau di rumah sudah tidak betah, mungkin nanti saya akan berangkat lagi ke Arab,” tutur Siti. (Py)

sumber : http://www.jakartapress.com/news/id/6654/TKW-Sukses-Borong-Sawah-dan-Motor.jp

Berita

If you enjoyed this post, please consider to leave a comment or subscribe to the feed and get future articles delivered to your feed reader.

Leave Comment

(required)

(required)